“The End of the F***ing World” Season 1 Episode 1


Review Share to
Sutradara: Jonathan Entwistle, Lucy Tcherniak
Penulis: Charles S. Forsman, Charlie Covell
Pemeran: Jessica Barden, Alex Lawther, Gemma Whelan, Wunmi Mosaku
Genre: Dark Comedy, Drama
Durasi: 25 Menit

Saat membaca judul film ini yang berani menggunakan kata “F**KING“, saya sempat berpikir pasti ini semacam serial TV dark comedy edgy atau serial arthouse surealis. Setelah saya menonton episode pertamanya ternyata benar. Sebuah serial tentang sepasang remaja pemberontak yang mencari jati diri dan menemukan petualangan. Sebenarnya sudah banyak sekali serial tv yang membahas “coming of age“, tetapi entah mengapa menurut saya ini cukup unik. Seorang remaja psikopat bertemu dengan remaja psikopat lainnya. Ide ceritanya cukup original dan ternyata ini berdasarkan novel karangan Charles Forsman. Ide cerita yang orisinil. Namun terkadang adaptasi novel ke serial TV/film tidak selalu berjalan mulus.

Menceritakan tentang James, seorang remaja laki-laki psikopat yang senang membunuh (dan menghitung jumlah korbannya), dia pun bertemu dengan Alyssa, gadis pemberontak anti-sosial yang gemar berkata kasar kepada siapapun, bahkan kepada orang yang tidak dikenalnya. Mereka berdua pun kabur dari rumah dan di sinilah petualangan mereka dimulai. James bahkan berkali-kali sempat berpikir untuk membunuh Alyssa demi memuaskan hasrat psikopatnya. Plot yang cukup “segar” saat melihat protagonis ingin membunuh love interest-nya. Tiap karakter pun diberi latar cerita yang unik. James ditinggal mati ibunya dan memiliki ayah yang cukup “brengsek”, serta Alyssa yang berasal dari keluarga broken home.

Memang cukup klasik, dalam setiap serial TV dan film, pasti seorang karakter psikopat mempunyai latar belakang yang kelam sehingga itulah yang membuat psikopat sesungguhnya. Tinggal bagaimana sutradara dan penulis membuat latar belakang unik dan berbeda dari kebanyakan film psikopat lainnya. Sayangnya dalam serial ini saya tidak menemukan motivasi karakter yang unik, malah terkesan flat dan biasa. Walapun begitu, dari awal adegan pun kita sudah dikejutkan dari “kegilaan” James sebagai psikopat, yang membuat orang mungkin akan semakin tertarik menonton serial ini. Adegan tabu dan offensive dibuat dengan baik sehingga genre dark comedy yang dibawa begitu kuat.

Saya teringat film Bonnie & Clyde (1967) saat menonton serial TV ini, pasangan yang memiliki karakter sama dan sama-sama bermasalah. Tiap karakter berusaha melakukan pembuktian ke seluruh dunia kalau dia unik, berbeda dan semua orang itu “bodoh”. Saya sudah sering kali melihat jenis karakter ini dalam film/tv. Pembawaan karakter Alyssa (diperankan oleh aktris  Jessica Barden) dan James (diperankan oleh Alex Lawther) cukup baik, saya bisa melihat dari mereka berdua kalau karakternya bisa dieksplorasi sedalam mungkin sehingga bisa membawakan tone yang pas.

Dari serial ini saya pun menyimpulkan kalau selalu ada pasangan untuk setiap orang di dunia, tergantung dari mereka berniat mencari sunggh-sungguh atau tidak. James yang psikopat saja bisa dapat cewek rebel kayak Alyssa, masa Kawan Kutu masih jomlo? heheheh (Akun jokes receh banget yah wkwkwk). Kalau Kawan Kutu senang menonton serial drama remaja, segeralah tonton ini. Karena membawa cerita yang segar dan unik. Tunggu besok review dari saya untuk episode keduanya.

Overview: 7,5/10

P.S : Kalau Kawan Kutu suka serial Black Mirror, Alex Lawther sempat berperan, lho dalam season ketiga episode 3 yang berjudul Shut Up and Dance.


Kutu Kamar

Penulis serta penjelajah juga idealis & semua pasti dijamah.