Ide Prekuel Suspiria Menurut Guadagnino


News Share to

Luca Guadagnino mungkin telah menjadi sutradara yang patut ditunggu karyanya, setelah hadir dengan film romantis antara dua pria yang saling jatuh cinta, Call Me By Your Name. Film selanjutnya yang patut ditunggu yaitu Suspiria, akan menjadi sebuah imajinasi ulang dari horor klasik Italia yang dirilis pada tahun 1977. Film ini dibintangi oleh Dakota Johnson dan Tilda Swinton.

Dilansir dari hasil wawancara Guadagnino kepada The Playlist, Guadagnino menyebutkan idenya untuk membuat prekuel dari Suspiria:

“Saya sudah memikirkan ide ini semenjak saya pertama kali menangani proyek ini, saya berpikir tentang Helena Markos yang sedang dalam keadaan sepi dan sendiri di tahun 1212 entah itu di Skotlandia atau di Spanyol. Ia mengembara melalui desa dan mencoba menemukan cara bagaimana dia bisa memanipulasi para wanita di desa. Saya memiliki gambar tentang hal ini, saya tahu dia ada di sana, saya tahu itu diperkirakan memiliki durasi sepanjang enam hingga tujuh ratus tahun sebelum jalan ceritanya terjadi pada filmnya.”

Photo by Peter Spears

Atas pernyataan Guadagnino tersebut, tentu, ini bukan pertama kalinya Guadagnino mengomentari keinginannya untuk membuatkan prekuel bahkan sekuel dari salah satu film yang pernah ia buat. Guadagnino pun pernah memberikan komentar tentang harapannya untuk sekuel dari Call Me By Your Name, dan beredar kabar bahwa Dakota Johnson akan siap tampil di sekuel tersebut dengan berperan sebagai istri dari Oliver.

Jadi bagaimana dengan prekuel Suspiria? Apakah itu benar-benar akan terjadi?

Melihat keinginan dari Guadagnino tentang mimpinya untuk mewujudkan prekuel dari Suspiria ini, tentunya film Suspiria sendiri harus sukses secara finansial, selain itu, Helena Markos adalah salah satu dari tiga karakter film yang dimainkan oleh Swinton, sehingga persetujuannya terhadap projek tersebut akan menjadi hal yang penting. Namun, mengingat sejarah Swinton tentang kolaborasinya dengan Guadagnino seperti pada film-film The Protagonists (1999), I Am Love (2010), dan A Bigger Splash (2015), nampaknya tidak mungkin Swinton akan menolak.

Dalam hal ini perluasan dari Cinematic Universe Suspiria (SCU)? akan menjadi usaha yang cukup menarik, terutama pada tahun-tahun yang mendatang. Tapi untuk saat ini, di masa ketika sekuel dan sebuah franchise mendominasi pasar bioskop, Suspiria milik Guadagnino adalah hal yang patut ditunggu.


Kutu Laut

a man who loving the film without thinking too much when the film is bad