Game of Thrones: Season 7 Episode 5 – “Eastwatch”


Review Share to
Credit: HBO

MENGANDUNG SPOILER!!

Untuk pertama kalinya (jika tak khilaf), nama tempat yang mewakili judul episode ini resmi masuk dalam opening credits/title sequence Game of Thrones. Masih dalam jejeran ‘The Wall’, Eastwatch merupakan salah satu bagian dimana saya selalu membayangkan ujung dari tembok es ini menjumpai lautan.

Pernah juga berpikir, mengapa White Walkers tak memutari tembok saja ketika ingin menyerang ke selatan. Andai-andai tersebut lalu dimentahkan oleh episode ‘Hardhome’, yang menunjukkan bahwa Night King dan pasukan memang jelas menghindari air. Kenapa ya?

Jaime yang nyaris tewas tersembur Drogon pada episode lalu, berhasil diselamatkan oleh hutangnya sendiri. Sisa-sisa pasukan Lannister yang masih hidup kemudian diadili oleh Dany. “tunduk padaku, atau mati.” Ketika sebagian besar prajurit tunduk, Lord Randyll dan Dickon Tarly dengan gagah menolak. Hingga akhirnya.. “Dracarys!”

Jika kalian mengamati sekaligus membayangkan sedahsyat apa semburan api Drogon, saya berasumsi bahwa ini bukan sekedar api biasa yang hanya membakar objek yang terpapar olehnya, kemudian butuh waktu untuk memusnahkan objek tersebut hingga menjadi abu.

Tipe semburan api Drogon, atau juga kedua saudara naganya, atau mungkin seluruh naga yang ada pada kisah ‘A Song of Ice and Fire’, nampaknya merupakan api yang menghancurkan. Entah itu karena perbedaan panas dari api konvensional, atau karena daya dorong dari api yang disemburkan.

Misteri si Bastard Baratheon yang hilang entah sejak kapan, namun menjadi salah satu karakter yang sering dipertanyakan keberadaannya, akhirnya terkuak. Gendry si pandai besi kembali ambil bagian dalam ekplorasi cerita di Season 7 ini. Dijemput Ser Davos, dirinya membawa ‘Signature Weapon’ yang cukup mencolok. Kalian juga akan disuguhkan kemampuan ‘smuggling’ dari seorang Davos Seaworth.

Credit: IMDb

Lantaran berita yang disebarkan Bran ke seantero Westeros, Tyrion harus kembali ke King’s Landing untuk meyakinkan saudara-saudarinya mengenai ancaman pasukan mayat hidup yang sudah semakin dekat. Saat Jaime menyampaikan maksud kedatangan Tyrion kepada Cersei, berita mengejutkan datang. Sang Ratu 7 Kerajaan tersebut ternyata sedang mengandung!!

“Gimana cara bilang ke publik mengenai siapa bapak dari anak ini?” Alih-alih bingung, pasangan incest ini justru saling meyakini untuk tak perlu malu kepada siapapun sambil mengemukakan sebuah quote dari mendiang ayah mereka. Menarik untuk menantikan kelanjutan dari kisah kehamilan Cersei, yang nampaknya disiapkan untuk menambah elemen drama bagi perjalanan cintanya dengan Jaime.

Dari Winterfell, kita akan disuguhi konspirasi kelas kakap a la Littlefinger. Jika kalian penasaran terhadap konten gulungan surat yang dibaca Arya, inilah isi tulisannya,

“Robb, I write to you with a heavy heart. Our good king Robert is dead, killed from wounds he took in a boar hunt. Father has been charged with treason. He conspired with Robert’s brothers against my beloved Joffrey and tried to steal his throne. The Lannisters are treating me very well and provide me with every comfort. I beg you: come to King’s Landing, swear fealty to King Joffrey and prevent any strife between the great houses of Lannister and Stark.”

Littlefinger sepertinya ingin memicu permusuhan antara Sansa dan Arya, dengan menciptakan fakta bahwa Sansa menyanjung keluarga Lannister dan menyebut Joffrey sebagai “my beloved”. Twist bisa saja terjadi bila nyatanya Arya sengaja merelakan diri untuk percaya skema ini, dan nantinya menunjukkan kepada Sansa betapa berbahayanya berada di sekitar Littlefinger. Siapa yang tahu.

Samwell Tarly yang semakin lelah membaca kisah orang-orang hebat, akhirnya memutuskan untuk pergi dari Oldtown dan siap menjadi bagian dari sejarah Westeros berikutnya. Azek.

Credit: IMDb

Oh iya, referensi mengenai silsilah keluarga Jon Snow sedikit demi sedikit mulai diungkap. Mulai dari momen Drogon yang mengendus aroma Targaryen (?) dalam diri Jon, dan menjadi jinak ketika dibelainya, juga saat Gilly membacakan kisah mengenai Rhaegar Targaryen yang menggelar upacara pernikahan rahasia di Dorne, yang diyakini sebagai momen puncak dari usaha kawin lari dirinya dengan Lyanna Stark.

Jorah Mormont yang sudah sembuh dari Greyscale, akhirnya kembali dalam pelukan Khaleesi. Namun sayang, kangen-kangenan mereka harus berlangsung singkat lantaran Jorah ingin menemani Jon menangkap Wight.

Misi menangkap Wight tersebut, sesuai dengan concept art yang bocor sesaat sebelum bergulirnya Season 7, yang menjelaskan bahwa akan ada pertemuan besar para karakter utama, guna mempertontonkan sebuah Wight hasil tangkapan, dengan tujuan meyakini warga King’s Landing (juga Sang Ratu) bahwa Army of the Dead merupakan ancaman nyata bagi mereka.

Credit: The Wrap

Episode ini ditutup dengan sebuah reuni akbar dari para karakter yang pernah bersitegang di masa lalu. Thoros, Beric, Gendry, Tormund, Jon, Jorah, The Hound, semua berkumpul demi satu tujuan. Melindungi kehidupan.

Baiklah, karena semua sudah berkumpul. Mari kita serahkan semuanya pada sebuah harapan akan keseruan cerita yang tersaji di 2 episode sisa di Season 7 ini. Satu yang pasti, Beric Dondarrion siap menyalakan api di pedangnya.


Kutu Butara

Penonton kasual