Ewan McGregor dan Perannya Dalam Birds of Prey


News Share to

Setelah bergabungnya Jurnee Smollett-Bell dan Mary Elizabeth Winstead  bersama Margot Robbie ke dalam Birds of Prey, kini Warner Bros. menambahkan satu nama baru untuk bergabung ke dalam film spin-off Suicide Squad tersebut, yaitu Ewan McGregor.

Jurnee Smollett-Bell dan Mary Elizabeth Winstead (comingsoon.net)

Ewan McGregor baru saja tampil dalam film Christopher Robin dan akan menjadi bintang dalam film spin-off The Shinning-nya Kubrick yang ditulis Stephen King. Kini Ewan McGregor akan reuni bersama Mary Elizabeth Winstead, rekannya dalam serial Fargo, yang membawa Ewan McGregor memenangi Golden Globe Awards.

Ewan McGregor dan Mary E Winstead dalam Fargo (indiewire.com)

Ewan McGregor akan menjadi tokoh antagonis bernama Black Mask, yang merupakan kriminal tersadis di Gotham City. Nama asli Black Mask adalah Roman Sionis, bos geng bernama False Face Society yang kerap kali membuat kekacauan di Gotham City.

Karakter yang diperankan Ewan McGregor tersebut adalah karakter ciptaan Doug Moench dan Tom Mandrake yang pertama kali muncul pada komik Batman nomor 386 yang rilis tahun 1985. Sejak saat itu Black Mask tampil dalam banyak kisah seputar Batman maupun Catwoman. Dan nanti, Harley Quinn.

Black Mask dalam komik Batman (DenOfGeeks.com)

Kisah tentang Roman Sionis dapat dibilang merupakan kisah tentang Bruce Wayne versi terbalik. Seperti Bruce Wayne, Roman Sionis lahir dari keluarga kaya raya di Gotham City dan pada akhirnya mewarisi kekayaan keluarganya tersebut. Namun, jika Bruce Wayne mewarisi kekayaan keluarganya setelah kedua orang tuanya mati dibunuh orang lain, Roman Sionis justru adalah pelaku pembunuhan kedua orang tuanya tersebut. Alasannya? Pacarnya saat itu tak disetujui oleh orang tuanya (SERIUS!!). Ya, dapat dibilang Roman Sionis memulai ‘karir’ kriminalnya dengan suatu cara yang ekstrem.

Bisnis warisan keluarganya di bidang kosmetik hancur akibat kesalahannya. Insiden tersebut berpengaruh terhadap banyak pihak hingga Roman Sionis sendiri, karena rasa malu tak terperi akhirnya ia mendirikan False Face Society, sekumpulan kriminal yang beraksi menggunakan penyamaran atau topeng.

Belum jelas kegaduhan macam apa yang akan diciptakan oleh Black Mask dalam Birds of Prey nanti.

Birds of Prey sendiri baru akan rilis 7 Februari 2020 nanti. Ada fakta menarik mengenai film satu ini yaitu, film ini merupakan satu dari sedikit film yang menyediakan ruang bagi wanita -baik dalam maupun luar layar- sebagai ‘pemeran’ utama. Cathy Yan, akan menjadi sutradara film ini. Christine Hodson, menulis naskah. Kisahnya pun berpusat pada gabungan wanita-wanita hebat macam Harley Quinn (Margot Robbie), Black Canary (Jurnee Smollett-Bell), Huntrees (Mary Elizabeth Winstead), dan lainnya.

Ya, memang tak perlu sanjungan berlebih atas peran wanita dalam bidang apapun, karena memang kapasitas seseorang untuk berkarya tak pernah didefinisikan oleh jenis kelaminnya bukan? Tapi hal-hal semacam ini jelas patut dirayakan.


Kutu Biru

Wanna die nyender