Debut Viggo Mortensen sebagai Sutradara


News Share to

Viggo Mortensen, sepertinya jadi salah satu aktor yang paling siap untuk menjajaki dunia barunya sebagai sutradara. Aktor peraih nominasi Oscar, BAFTA, dan Golden Globe sebanyak dua kali ini, baru saja diganjar beberapa penghargaan atas perannya di film Green Book.

Film barunya yang berjudul Falling, ditulis sendiri oleh Mortensen, sebagai salah satu drama intim tentang hubungan seorang putra dengan ayahnya yang sudah tua. Selain sebagai penulis dan sutradara, Mortensen juga akan berperan dalam film miliknya sendiri, dengan Lance Henriksen dan Sverrir Gudnason yang juga akan berperan dalam film ini.

Film ini sebenarnya menceritakan kisah tentang John Petersen (Mortensen), yang tinggal bersama pasangannya, Eric, dan putri angkat mereka, Monica, di Southern California. Ayahnya, Willis (Henriksen), adalah seorang petani yang mempunyai tingkah laku seperti keluarga yang hidup di era modern dan jauh dari kata tradisional. Willis pergi ke Los Angeles untuk tinggal dengan keluarga John sebagai tempat untuk dia merayakan hari tuanya. Film ini secara sengaja memperlihatkan dua dunia yang sangat berbeda dan saling bertabrakan.

Falling sedang diproduksi oleh Daniel Bekerman (The Witch, Percy) dari Scythia Films bersama dengan Mortensen. Bekerman sebelumnya memproduksi Everyone Has A Plan.

Film ini juga turut mengajak sinematografer terkenal yaitu Marcel Zyskind (The Two Faces of January, Trishna, Mammut) dan desainer produksi pemenang penghargaan Carol Spier (Eastern Promises, A History of Violence dan The Kindness of Strangers.)

Sementara HanWay Film akan menangani penjualan dan distribusi internasional, dan akan mulai menjualnya di pasar film Amerika.

“Industri ini selalu menganggap Viggo sebagai seniman yang benar-benar penuh perasaan. Dia adalah seorang fotografer, penyair, dan musisi berbakat,” kata managing director Hanway, Gabrielle Stewart. “Skenarionya untuk Falling adalah drama keluarga yang kuat dan dramatis. Kami senang menjadi bagian dari debut sutradara yang menjanjikan dan menggairahkan.”

Wow, menarik sekali menantikan debut Mortensen sebagai sutradara, mengingat perannya sebagai aktor yang luar biasa. Perubahan ini tentunya bisa membuat Mortensen menjadi salah satu seniman yang akan selalu diingat.


Kutu Laut

a man who loving the film without thinking too much when the film is bad