Bruce Lee: The Greatest Icon of Martial Arts Cinema


Tokoh dan Sejarah Share to
Bruce Lee di film Enter the Dragon (1973)

Untuk para penggemar film action, khususnya yang menonjolkan martial arts, nama Bruce Lee tentu sudah tak asing lagi. Pria yang lahir di San Francisco, California tersebut tak hanya menjadi bintang di Asia saja, namun juga menjadi ikon pop-culture di Amerika.

Lee dilahirkan ketika ayahnya, seorang bintang opera, sedang melakukan tur di Amerika. Keluarga Lee kembali pindah ke Hong Kong pada 1941. Ketika beranjak dewasa, Lee mulai mengikuti jejak ayahnya menjadi aktor dengan tampil di sekitar 20 judul film dengan peran anak-anak. Ia juga mulai mempelajari seni tari dan kung fu Wing Chun di bawah arahan Yip Man.

Pada tahun 1959, Lee kembali ke Amerika untuk melanjutkan studi di University of Washington dan membuka sekolah atau perguruan bela diri. Di sana jugalah ia bertemu dengan wanita yang kelak menjadi istrinya, Linda Emery. Sekitar tujuh tahun kemudian, Lee mulai tampil di beberapa serial televisi, termasuk The Green Hornet, sebagai Kato. Dia juga muncul di berbagai turnamen karate di Amerika dan lanjut mengajar bela diri, termasuk aktor Steve McQueen yang pernah menjadi muridnya.

Untuk mendapatkan peran yang jauh lebih besar dibanding yang ditawarkan oleh Hollywood, ia kembali ke Hong Kong pada awal 1970-an. Lee pada akhirnya berhasil menobatkan dirinya sebagai bintang film laga di Asia lewat The Big Boss (1971) dan The Way of the Dragon (1972). Pada 1973, Warner Bros merilis film terbaru Lee yang berjudul Enter the Dragon.

Bruce dan Chuck Norris di film The Way of Dragon (1972)

Namun tragis, pada 20 Juli 1973 Lee tutup usia, atau sekitar sebulan sebelum film terbarunya dirilis. Pria yang lahir dengan nama Lee Jun-fan tersebut diyakini menderita “brain edema”. Saat itu Lee sedang mengadakan pertemuan dengan produser Raymond Chow dan aktris Betty Ting Pei untuk berdiskusi tentang pembuatan film Game of Death. Tak lama setelah itu, Lee mengeluh bahwa ia menderita sakit kepala dan ingin beristirahat sejenak. Namun Lee tak kunjung muncul saat makan malam. Raymond pun datang untuk melihat keadaannya, tetapi Lee tetap tak bangun. Akhirnya Lee dilarikan ker rumah sakit, sayangnya ia meninggal di dalam perjalanan.

Sementara itu, film Enter the Dragon akhirnya menjadi hit dengan pendapatan box-office mencapai 200 juta Dollar. Lee pun sontak menjadi “movie icon” di Amerika.

Bruce Lee yang meninggal di usia 32 tahun akhirnya dimakamkan di Seattle. Kematiannya memang diiringi oleh rumor dan spekulasi. Mulai dari pembunuhan oleh gangster dari Cina hingga ke arah kutukan keluarga. Ya, bagaimanapun karier dan hidup singkat Bruce Lee telah memberi imbas besar dalam perfilman dunia, terutama film-film laga dan martial arts.


Kutu Kasur

"Most of us are losers most of the time, if you think about it." - Richard Linklater