20 Juni 1975: Perilisan Perdana Film ‘Jaws’


Tokoh dan Sejarah Share to

Tepat 42 tahun lalu, Steven Spielberg menggebrak Hollywood dengan film thriller berjudul Jaws. Diiringi dengan lantunan nada yang kini dikenal dengan “shark theme”, Jaws juga menjadi pembuka “summer blockbuster” di tahun 1975.

Dibuat berdasarkan buku karya Peter Benchley, kisah Jaws menggunakan latar suatu daerah yang dikenal dengan Amity Island. Tempat di mana Martin Brody (diperankan oleh Roy Shceider) menduga bahwa serangan hiu kemungkinan menjadi penyebab dari terbunuhnya seorang wanita muda. Pihak kota pun ingin menutupi ancaman tersebut karena dirasa berbahaya untuk sisi pariwisata. Namun serangan-serangan lainnya membuat Brody tak tinggal diam. Dia pun meminta bantuan ahli biologi, Matt Hooper (Richard Dreyfuss) dan seorang pemburu hiu, Quint (Robert Shaw) untuk menangkap makhluk berbahaya, yang ternyata adalah sebuah hiu yang sangat besar.

Produser Richard Zanuck dan David Brown pada saat itu memutuskan untuk bekerja sama dengan Spielberg. Sebelumnya mereka juga bekerja sama di film panjang kedua Steven, The Sugarland Express (1974). Proses pengambilan gambar dilakukan di Martha’s Vineyard, sebuah pulau kecil di selatan Cape Cod, Massachussets. Karena berbagai hal, proses rekaman menjadi lebih lama dari yang direncanakan, hingga akhirnya membuat film ini mengeluarkan biaya hingga 8 juta dollar, atau dua kali lipatnya.

Menurut artikel yang dimuat majalah TIME, pihak Universal sendiri sering mengancam untuk mengakhiri produksi Jaws. Bahkan tak hanya itu, mereka juga menyarankan untuk meletakkan “Bruce”-robot hiu yang digunakan untuk film-sebagai salah satu bagian dari tur Universal City.

Richard Dreyfus, Roy Schreider, dan Robert Shaw (Credit: IMDB)

Namun, Universal sendiri akhirnya menawarkan opsi untuk menayangkan film ini secara luas, ketimbang memulainya dari beberapa teater saja. Hasilnya, saat itu Jaws berhasil dirilis ke 500 layar di seluruh negeri, angka yang cukup besar kala itu. Biaya pemasaran di televisi yang mencapai 700 ribu dollar pun terbayarkan dengan raihan 7 juta dollar di minggu pertama penayangannya.

Selain berhasil menerima respon positif dari para jurnalis dan kritikus, Jaws juga berperan penting dalam mengubah peta perilisan film-film Hollywood. Pada saat itu, atau lebih tepatnya sebelum Jaws rilis, para produser dan studio menganggap bahwa musim panas adalah waktu yang lebih tepat untuk merilis film-film yang “lemah”. Jaws juga menyadarkan banyak pihak bahwa memasarkan sebuah film secara masif bisa membantu meningkatkan penghasilan.

Ya, seperti yang telah disebutkan di atas, Jaws adalah film pembuka “summer blockbuster”. Secara total, Jaws berhasil meraup pendapatan hingga 460,7 juta dollar. Selain itu, film ini juga menandakan bahwa Steven Spielberg bukanlah kreator film sembarangan.


Kutu Kasur

"Most of us are losers most of the time, if you think about it." - Richard Linklater